5Zhen Chuan Wei
KesimpulanKedai mi 40 tahun, kuah semur pekat tapi tidak berat
Kedai mi sapi gaya Sichuan hampir 40 tahun di Jalan Beiping. Kuah semurnya pekat tapi tidak berminyak dengan rasa manis di akhir, daging sapinya empuk berurat, dan pangsit kucai serta pangsit kuah sapi juga digemari. Tempatnya kecil dan bersih, datang lebih awal saat jam sibuk.
Foto di Instagram
Ulasan
Zhen Chuan Wei berada di Jalan Beiping Seksi 2 No. 196, kawasan lama di perbatasan Distrik Utara dan Beitun yang dipenuhi kedai mi. Kedai ini sudah berjalan hampir 40 tahun, dan majalah kuliner Supertaste memasukkannya dalam daftar kuliner Taichung sebagai kedai mi sapi lama. Warga setempat mengaku makan di sini sejak kecil; ini kedai mi langganan tetangga, bukan tempat yang terkenal karena dekorasinya.
Bintangnya adalah mi sapi semur gaya Sichuan. Media menggambarkan kuahnya pekat dan sedap tanpa berminyak, dengan rasa manis setelah ditelan, dan pedasnya ringan sehingga orang yang jarang makan pedas pun bisa menikmatinya. Dagingnya berurat, sekitar empat potong besar per mangkuk, direbus hingga empuk, dan GoFun menyarankan memilih mi lebar agar kuahnya meresap. Pangsit kucainya berisi seimbang dan berair saat digigit, sementara pangsit kuah sapi, yaitu pangsit yang direndam kaldu sapi, menjadi pesanan pelanggan tetap; ada pula mi asam pedas dan mi lainnya.
Pujian tertuju pada kuah yang konsisten, daging yang tidak kering, ruangan lebih bersih dari kebanyakan kedai mi, pelayan ramah dan cekatan, serta mi yang bisa ditambah. Kritik menyebut rasanya sekadar standar, dan semangkuk mi dengan satu lauk sekitar 200 dolar Taiwan terasa mahal bagi sebagian orang; ada juga yang menyebut tempatnya kecil sehingga harus antre saat jam makan.
Jam buka sekitar pukul 11.00 sampai 14.00 dan 17.00 sampai 20.00. Hari libur berbeda antarsumber, ada yang menyebut Senin, ada peta yang menunjukkan Senin dan Selasa, jadi pastikan sebelum berangkat. Jalan Beiping ramai dan tempat parkir di tepi jalan sedikit, sehingga pengunjung menyarankan taksi atau bus. Kedainya kecil, jadi datang lebih awal saat jam sibuk memudahkan dapat kursi.
Cocok bagi yang ingin semangkuk mi sapi semur yang jujur tanpa embel-embel, serta pekerja kantor dan keluarga di sekitar yang ingin makan sederhana. Untuk kunjungan pertama, pesan mi sapi semur dengan mi lebar dan tambah sepiring pangsit kucai; bila tidak makan pedas atau ingin yang lebih ringan, pilih pangsit kuah sapi.
Kenapa ke sini
- Kuah semur pekat, manis di akhir, pedas ringan
- Sekitar empat potong sapi berurat, cocok dengan mi lebar
- Tambahkan pangsit kucai yang berair
- Bila tak makan pedas, pesan pangsit kuah sapi
- Parkir di Jalan Beiping sulit, naik taksi atau bus
- Hari libur berbeda antarsumber, cek dulu
Kata pengunjung
Yang disukai
- Kuah konsisten, pekat tapi tidak berminyak
- Daging empuk tidak kering, pangsit berair
- Tempat bersih, pelayan ramah dan cekatan
Keluhan
- Rasanya standar tanpa kejutan
- Mi dan lauk sekitar 200 dolar Taiwan terasa mahal
- Kedai kecil, harus menunggu saat jam makan
Dirangkum dari pandangan umum narablog, media, dan pengunjung; bukan kutipan langsung.
Lokasi
Sumber
Halaman ini dirangkum dari artikel di bawah dan ditulis ulang dengan kata-kata kami. Jam buka dan harga bisa berubah, cek dulu sebelum berangkat.
Pernah ke sini? Beri nilai
Tanpa login. Satu penilaian per perangkat per tempat setiap 30 hari, dengan verifikasi singkat untuk mencegah kecurangan.
Nilai tertinggi
5
Rumah Makan Shuangyue (Qingdao)
