Bubur Kanton Yongchun

Penilaian belum cukupNT$70–120 / per orangTaiwan
06:00–13:30Kinmen Kota Kecil Jincheng
SarapanKedai legendarisAntre panjang

KesimpulanIkon bubur Kinmen, paling pas dengan cakwe

Kedai bubur Kanton tiga generasi di Jalan Juguang, Jincheng, yang memasak nasi sampai butirnya tak terlihat lalu menambahkan bakso daging, hati babi, ikan goreng, dan telur. Ini sarapan sehari-hari warga Kinmen, dan pagi hari sering ada antrean.

RuteTelepon

Ulasan

Bubur Kanton Yongchun berada di Jalan Juguang, Kecamatan Jincheng, dan merupakan kedai sarapan yang sudah dinikmati banyak warga Kinmen sejak kecil; beberapa ulasan lokal menyebutnya usaha tiga generasi. "Bubur Kanton" khas Kinmen tidak persis sama dengan versi Hong Kong. Konon cara ini lahir di masa serba kekurangan, ketika beras dimasak sampai hancur sepenuhnya menjadi bubur halus, sehingga ada yang langsung menyebutnya bubur Kinmen. Yongchun adalah kedai yang paling sering disebut di antara kedai sejenis.

Menu andalannya semangkuk bubur campur dengan dasar bubur yang lembut, berisi bakso daging, daging tanpa lemak, hati babi, potongan ikan goreng, dan telur kocok, isinya lebih banyak dari dugaan. Pencinta jeroan biasanya memesan bubur hati babi, dan ada pula bubur asin. Menyobek cakwe lalu merendamnya di bubur adalah cara makan paling umum warga setempat; bubur menyerap aroma gorengan dan semangkuk sudah cukup mengenyangkan.

Kebanyakan pengunjung memuji tekstur bubur yang halus, isian yang royal, dan harga yang ramah, dan wisatawan asing kerap memasukkannya sebagai sarapan wajib di Kinmen. Keluhan yang sering muncul adalah cakwe yang keras dan alot, tidak renyah, dan ada yang merasa rasa buburnya lembut tanpa banyak kejutan. Wisatawan dari Hong Kong dan Makau mengingatkan bahwa ini berbeda dari bubur Kanton yang mereka kenal, jadi nikmati saja sebagai versi lokal Kinmen.

Kedai buka sekitar pukul 06.00 sampai 13.30, hanya untuk sarapan dan makan siang awal. Pagi buta adalah jam tersibuk, dan setelah pukul 10.00 lebih sepi. Kedai ada di Jalan Juguang dekat kawasan kota tua Jincheng, jadi setelah makan bisa berjalan-jalan di Houpu. Menurut catatan pengunjung, semangkuk bubur sekitar 70 dolar Taiwan dan cakwe sedikit di atas 10 dolar, dan membawa uang tunai lebih praktis.

Cocok untuk wisatawan yang baru pertama ke Kinmen dan ingin mengenal sarapan lokal, juga bagi yang menginap di Jincheng dan ingin makanan hangat di pagi hari. Pesan semangkuk bubur campur dengan sebatang cakwe, tambah hati babi kalau suka rasa kuat, dan hindari jam 07.00 sampai 09.00 kalau tidak mau antre.

Kenapa ke sini

  • Nasi dimasak sampai butirnya hilang, kental seperti sup
  • Bubur campur berisi bakso daging, hati babi, dan ikan goreng
  • Sobek cakwe ke dalam bubur seperti warga lokal
  • Semangkuk sekitar 70 dolar Taiwan, cakwe sedikit di atas 10
  • Paling ramai pukul 07.00 sampai 09.00, setelah 10.00 lebih lega
  • Hanya buka sampai 13.30, jangan datang terlalu siang

Kata pengunjung

Yang disukai

  • Buburnya halus dan isiannya royal
  • Harga ramah dan semangkuk sudah kenyang
  • Kedai tiga generasi yang masih jadi langganan warga

Keluhan

  • Cakwe keras dan alot, kurang renyah
  • Rasa buburnya lembut, ada yang merasa biasa saja
  • Antrean pagi bisa panjang

Dirangkum dari pandangan umum narablog, media, dan pengunjung; bukan kutipan langsung.

Wajib coba

Bubur Kanton gaya KinmenIlustrasi
Bubur Kanton gaya KinmenNT$70
CakweIlustrasi
CakweNT$12

Video

Lokasi

金門縣金城鎮莒光路162之2號Rute ↗

Cari penginapan di Kinmen

Tautan mitra

Tur kuliner & pengalaman di Kinmen

Tautan mitra

Transportasi: kereta cepat & antar-jemput bandara

Tautan mitra

Bagian ini berisi tautan afiliasi. Kami mungkin mendapat komisi kecil jika Anda memesan melaluinya, tanpa biaya tambahan bagi Anda.

Sumber

Halaman ini dirangkum dari artikel di bawah dan ditulis ulang dengan kata-kata kami. Jam buka dan harga bisa berubah, cek dulu sebelum berangkat.

Pernah ke sini? Beri nilai

Tanpa login. Satu penilaian per perangkat per tempat setiap 30 hari, dengan verifikasi singkat untuk mencegah kecurangan.

Nilai tertinggi