5Ye Ye Jian Lai Nasi Bungkus Telur
KesimpulanMakan nasi hangat sambil duduk di pasar malam, porsi besar
Kedai nasi bungkus telur di Pasar Malam Zhongxiao yang tumbuh dari gerobak kaki lima menjadi toko besar. Nasi goreng saus tomat dibungkus telur keemasan, nasi bungkus telur udang 110 dolar Taiwan; ada juga mi goreng belut dan tumisan khas Taiwan, dan saat makan malam sering antre.
Foto di Instagram
Ulasan
Ye Ye Jian Lai Nasi Bungkus Telur berada di Jalan Zhongxiao No. 200-1, Distrik Selatan, Taichung, di tengah Pasar Malam Zhongxiao dekat Kuil Dewa Kota. Sebuah situs wisata menceritakan bagaimana kedai ini tumbuh dari gerobak kaki lima menjadi toko besar seperti sekarang, dan seorang penulis kuliner memasukkannya ke daftar kedai antrean populer di pasar ini. Kedai ini tempat makan malam dan makan larut yang akrab bagi warga sekitar dan mahasiswa.
Menu andalannya adalah nasi goreng saus tomat yang dibungkus telur dadar. Penulis blog mencatat nasi bungkus telur udang seharga 110 dolar Taiwan, dengan bawang bombai, jagung, dan udang di dalam nasi, telur keemasan, aroma saus tomat yang kuat, serta udang besar yang kenyal. Pesanan favorit lainnya adalah mi goreng belut seharga 100 dolar, belutnya segar dan mi menyerap saus dengan baik. Menu lain mencakup mi kuah, sayuran, sup, hidangan dingin, dan beragam tumisan khas Taiwan, dan situs wisata juga menyebut ada sushi serta sashimi ala Jepang.
Pujian tertuju pada porsi besar dan harga wajar, disebut masakan rumahan yang mengenyangkan dan menenangkan, serta tetap ramai hingga larut malam. Kritik menyebut rasanya biasa saja tanpa kejutan, dan sebagian pernah mendapat nasi goreng yang terlalu basah dan kurang kering; saat jam sibuk harus antre, dan toiletnya sempit.
Menurut penulis blog dan peta daring, kedai buka setiap hari sekitar pukul setengah lima sore hingga setengah sebelas malam tanpa hari libur tetap, tetapi tetap sebaiknya dicek sebelum datang. Saat jam makan, pembeli makan di tempat maupun dibawa pulang sama-sama banyak dan akhir pekan menunggu lebih lama, jadi datanglah sebelum pukul lima sore atau setelah pukul delapan malam agar antre lebih singkat. Di dalam ada meja kayu dan bangku plastik merah, perputaran meja cepat dan pelayannya ramah; parkir di sekitar pasar sulit, jadi naik sepeda motor atau berjalan kaki.
Cocok bagi yang ingin duduk menikmati sepiring nasi hangat di pasar malam, atau beberapa teman yang ingin berbagi tumisan dengan nasi. Pertama kali datang, pesan nasi bungkus telur udang dan bagi sepiring mi goreng belut; mencampurkan sambal di meja ke dalam nasi menambah rasa. Biaya sekitar 100 hingga lebih dari 200 dolar Taiwan per orang.
Kenapa ke sini
- Nasi bungkus telur udang 110 dolar, udangnya besar
- Mi goreng belut 100 dolar, cocok dibagi
- Datang sebelum jam lima atau setelah jam delapan
- Campur sambal di meja ke nasi agar lebih mantap
- Meja kayu, bangku merah, perputaran cepat
- Ada tumisan khas Taiwan untuk rombongan
Kata pengunjung
Yang disukai
- Porsi besar, kenyang sekali
- Harga wajar, rasa rumahan yang menenangkan
- Masih buka larut, praktis untuk makan malam
Keluhan
- Rasanya aman, tidak terlalu istimewa
- Nasi goreng kadang terlalu basah
- Antre saat ramai dan toilet sempit
Dirangkum dari pandangan umum narablog, media, dan pengunjung; bukan kutipan langsung.
Wajib coba
Lokasi
Sumber
Halaman ini dirangkum dari artikel di bawah dan ditulis ulang dengan kata-kata kami. Jam buka dan harga bisa berubah, cek dulu sebelum berangkat.
Pernah ke sini? Beri nilai
Tanpa login. Satu penilaian per perangkat per tempat setiap 30 hari, dengan verifikasi singkat untuk mencegah kecurangan.
Nilai tertinggi
5
Rumah Makan Shuangyue (Qingdao)
