
Yang Zhou Rou Yuan Yu Wan
KesimpulanLapak lama di sudut pasar yang selalu antre, bawan dan bola talas sekaligus
Kios berusia lebih dari 60 tahun di sudut Pasar Pertama, kini dikelola generasi ketiga dan selalu antre sejak buka. Bawan rendam minyak berkulit tebal kenyal dengan saus beras khas, dan bola talas besar berisi potongan daging; warga lokal memesan satu bawan dan satu sup bola talas.
Foto di Instagram
Ulasan
Yang Zhou Rou Yuan Yu Wan terletak di sudut Jalan Daming, Pasar Pertama Lukang, dengan lapak yang sedikit menjorok ke dalam. Lapak lama ini sudah berjalan lebih dari enam puluh tahun dan kini dikelola generasi ketiga. Menunya hanya sekitar empat macam, antrean dimulai begitu buka di pagi buta, dan pada jam makan barisan sering meluber ke jalan. Banyak artikel kuliner menyebutnya lapak antre terkenal di Pasar Pertama, dan meja cepat berganti.
Warga lokal paling sering memesan satu bawan dan semangkuk sup bola talas. Bawan dimasak dengan cara direndam dalam minyak, mirip gaya Changhua, kulitnya tebal bening, kenyal tapi tidak lembek, isi daging babinya padat dan diberi rebung kering agar renyah; disiram saus beras racikan sendiri yang agak manis, sedikit pedas dan beraroma bawang putih, lalu pemilik muda mengguntingnya terbuka sebelum disajikan hingga uap panas mengepul. Bola talasnya besar, kulitnya dipadatkan sehingga kenyal dengan aroma talas, berisi potongan besar daging babi; supnya banyak dan beraroma jahe tipis.
Pujian tertuju pada kulit bawan yang kenyal, isinya yang padat, serta bola talas yang besar dan mantap; ada juga yang menyarankan makan bola talas kering dengan saus cabai manis. Kekurangannya, antrean panjang yang makin padat menjelang siang, dan makan di tempat harus mencari kursi sendiri; bola talasnya bergaya sederhana, disebut sederhana tapi padat, sehingga penyuka rasa unik mungkin menganggapnya biasa. Harga bola talas 30 dolar per butir, kering maupun berkuah; harga bawan tidak disebutkan dalam artikel, jadi pastikan di tempat.
Jam buka pukul 06.30 hingga 13.30, libur setiap Senin. Makan di tempat maupun bungkus sama-sama antre, dan artikel menyarankan datang sebelum pukul 10.00 agar lebih lengang; kursinya sedikit, jadi carilah tempat kosong sendiri dan segera beri tempat setelah selesai. Di dekatnya ada lapak lama Pasar Pertama seperti es serut jeli tepung, puding nasi gurih, dan soun bebek, cocok dirangkai jadi rute makan pagi menjelang siang.
Cocok bagi yang bangun pagi berkeliling pasar dan ingin mencicipi bawan gaya Changhua sekaligus bola talas Lukang. Pesanan standarnya satu bawan dengan semangkuk sup bola talas; penyuka tekstur kenyal bisa menambah satu bola talas kering dengan saus cabai manis, pas dibagi berdua.
Kenapa ke sini
- Satu bawan dengan semangkuk sup bola talas
- Bola talas 30 dolar per butir, kering atau berkuah
- Bawan disiram saus beras manis beraroma bawang putih
- Datang sebelum pukul 10.00 agar antre lebih pendek
- Libur Senin, tutup pukul 13.30
- Makan di tempat cari kursi sendiri
Kata pengunjung
Yang disukai
- Bawan rendam minyak berkulit kenyal tak lembek, isinya padat dengan rebung renyah
- Bola talas besar dan padat berisi potongan babi besar
- Lapak enam puluh tahun yang disukai warga lokal dan wisatawan
Keluhan
- Antrean panjang, makin terasa menjelang siang
- Kursi sedikit, harus cari sendiri
- Bola talas sederhana, pencari variasi menganggapnya biasa
Dirangkum dari pandangan umum narablog, media, dan pengunjung; bukan kutipan langsung.
Wajib coba
Video
Lokasi
Sumber
Halaman ini dirangkum dari artikel di bawah dan ditulis ulang dengan kata-kata kami. Jam buka dan harga bisa berubah, cek dulu sebelum berangkat.
Pernah ke sini? Beri nilai
Tanpa login. Satu penilaian per perangkat per tempat setiap 30 hari, dengan verifikasi singkat untuk mencegah kecurangan.

