
Han Bin Shui Jing Jiao
KesimpulanSeabad hanya menjual sup campur, sarapan klasik yang ringan
Kedai pangsit kristal berusia seabad sejak era Guangxu dinasti Qing yang hanya menjual satu sup campur berisi pangsit kristal, bakso kukus dan lainnya. Kulitnya kenyal, isinya gurih beraroma lada; sarapan favorit warga lokal.
Foto di Instagram
Ulasan
Han Bin Shui Jing Jiao berada di Jalan Minzu nomor 189 di dalam Pasar Pertama. Berdiri pada 1884 di masa Dinasti Qing dan kini dikelola generasi ketiga, kedai ini termasuk sedikit lapak di Lukang yang berusia lebih dari seabad dan menjadi pilihan sarapan utama banyak warga setempat. Acara televisi tahun 2026 masih memperkenalkannya sebagai rasa lama yang layak diantre, tanda popularitasnya belum surut.
Kedai hanya menjual sup campur dan tidak melayani pesanan satuan. Satu mangkuk berisi sekitar delapan butir: pangsit kristal, bakso kukus, bakso rebus, dan pangsit isi daging. Kulit pangsit kristal dibuat murni dari tepung ubi jalar, berbentuk lonjong memanjang, bening, dan kenyal, dengan isi daging paha dan has dalam babi yang gurih beraroma merica. Bakso rebusnya berisi teki air sehingga renyah, sedangkan bakso kukus paling kuat rasa dagingnya. Kuahnya kaldu tulang tempat bakso direbus seharian, ringan dan sedikit manis, diberi sedikit seledri, dan merica bisa ditambahkan sendiri.
Pengunjung umumnya merasa porsinya lebih banyak dari dugaan sehingga semangkuk sudah mengenyangkan, dan menyukai pangsit yang dibungkus segar karena lebih kenyal daripada yang beku; ada artikel yang menyebut kuah bisa ditambah gratis bila makan di tempat. Namun pangsit isi daging dibatasi setiap hari dan sering habis lebih awal atau dihentikan sementara, jadi datanglah pagi bila ingin keempat jenisnya; ada juga yang menganggap kuahnya polos dan hambar. Harga naik dari 40 menjadi 45 dolar; pastikan di tempat.
Kedai buka sekitar pukul 07.00 dan tutup antara pukul 13.00 dan 14.30, libur setiap Rabu (ada sumber yang menyebut Rabu selang seminggu), jadi periksa dulu sebelum datang. Antrean dibagi dua: kiri untuk makan di tempat, kanan untuk bungkus. Kursinya sedikit dan pada jam sibuk harus menunggu, sehingga banyak pelanggan memilih bungkus. Bakso mentah juga dijual untuk dimasak di rumah.
Cocok bagi yang bangun pagi berkeliling pasar dan ingin sarapan ringan bergaya lama. Pesan saja sup campur, seruput kuahnya apa adanya dulu lalu taburi merica, dan setelah habis tanyakan apakah kuah bisa ditambah. Di dekatnya ada lapak misua kental dan bawan bila masih lapar.
Kenapa ke sini
- Hanya sup campur, sekitar delapan butir semangkuk
- Kulit pangsit kenyal, isinya beraroma merica
- Pangsit isi daging terbatas, datang pagi
- Antrean kiri makan di tempat, kanan bungkus
- Libur Rabu, tutup lewat pukul 13.00
- Makan di tempat bisa tanya tambah kuah
Kata pengunjung
Yang disukai
- Kulit pangsit kenyal, dibuat segar sehingga lebih mantap dari yang beku
- Beragam bakso dalam satu mangkuk, porsi banyak harga ramah
- Kuah manis bersih, sarapan lama kesukaan warga lokal
Keluhan
- Pangsit isi daging sering habis, keempat jenis belum tentu lengkap
- Kursi sedikit, harus menunggu saat jam sibuk
- Kuahnya sederhana, penggemar rasa kuat menganggapnya hambar
Dirangkum dari pandangan umum narablog, media, dan pengunjung; bukan kutipan langsung.
Wajib coba
Video
Lokasi
Sumber
Halaman ini dirangkum dari artikel di bawah dan ditulis ulang dengan kata-kata kami. Jam buka dan harga bisa berubah, cek dulu sebelum berangkat.
Pernah ke sini? Beri nilai
Tanpa login. Satu penilaian per perangkat per tempat setiap 30 hari, dengan verifikasi singkat untuk mencegah kecurangan.

