
Xing Long Ju
KesimpulanKedai sarapan legendaris dengan antrean bakpao kuah sejak sebelum fajar
Kedai sarapan legendaris di samping Pasar Malam Liuhe yang sudah lebih dari enam puluh tahun, dan antrean langsung terbentuk begitu buka pukul 04.30. Andalannya bakpao kuah seukuran bakpao biasa yang memuncratkan kaldu saat digigit, sedangkan roti wijen isi telur atau cakwe juga sangat digemari.
Foto di Instagram
Ulasan
Xing Long Ju berada di Jalan Liuhe 2 dekat Pasar Malam Liuhe dan sudah menyajikan sarapan lebih dari enam puluh tahun. Kedai ini sering disebut legenda dunia sarapan Kaohsiung dan digemari wisatawan Jepang serta Korea. Media mencatat jam buka berbeda-beda, dari pukul 03.00 sampai 04.30, tetapi semuanya sepakat antrean sudah terbentuk sebelum fajar.
Pesanan paling laris adalah bakpao kuah seukuran bakpao biasa, berisi kol dan daging babi cincang, yang mengeluarkan banyak kaldu saat digigit; kol yang renyah dan manis membuatnya tidak enek. Roti wijen renyah di luar dan lembut di dalam, bisa diisi telur dadar daun bawang, sawi asin atau cakwe; susu kedelai asin terasa lembut dengan sedikit pedas dan asam. Ada juga pangsit goreng, crepe telur, kue lobak, nasi kepal dan bakpao goreng.
Pengunjung paling memuji bakpao kuah dan roti wijen isi cakwe; banyak yang terkenang kaldu pada gigitan pertama dan menyebut rotinya enak tanpa saus. Keluhan berpusat pada antrean panjang dan cara memesan yang agak semrawut; ada yang merasa kulit bakpaonya biasa saja dan kaldunya tidak istimewa, menu lain hanya rata-rata, dan pendapat soal kebersihan terbelah.
Menurut informasi terkini, kedai buka sekitar pukul 04.30 sampai 11.30 dan tutup Senin serta Selasa, tetapi artikel lama mencantumkan jam yang sedikit berbeda, jadi pastikan sebelum datang. Pesanan dan pembayaran dilakukan sambil mengantre; jika hanya membeli bakpao kuah, bisa diambil lebih dulu di loket samping, dan pengunjung mengingatkan hanya menerima tunai. Tempat duduk ada di lantai satu dan dua, lantai atas lebih tenang, dan nampan dikembalikan sendiri. Media menyebut harganya setara kedai sarapan tradisional biasa; datang di hari kerja atau sangat pagi membuat antrean lebih pendek.
Cocok bagi yang rela bangun pagi untuk mencicipi sarapan klasik ala Taiwan di Kaohsiung, juga untuk mengajak teman dari luar kota. Pesan beberapa bakpao kuah dengan roti wijen isi cakwe atau isi telur daun bawang, ditambah susu kedelai asin atau teh hitam; saat terlalu ramai, bawa pulang dan nikmati sambil berjalan-jalan di sekitar.
Kenapa ke sini
- Bakpao kuahnya sebesar bakpao biasa, hati-hati kaldu panas
- Roti wijen isi cakwe atau telur daun bawang enak tanpa saus
- Tutup Senin dan Selasa, buka sekitar pukul 04.30
- Pesan dan bayar sambil antre; kabarnya hanya tunai
- Jika hanya bakpao kuah, ambil dulu di loket samping
- Lantai dua lebih tenang, kembalikan nampan sendiri
Kata pengunjung
Yang disukai
- Bakpao kuahnya juicy, kolnya manis dan tidak enek
- Roti wijen renyah di luar lembut di dalam, cocok dengan cakwe
- Antrean panjang tapi cepat bergerak, kursi ada di dua lantai
Keluhan
- Antrean ramai dan cara memesan agak semrawut
- Kulit bakpaonya biasa saja, menu lain hanya rata-rata
Dirangkum dari pandangan umum narablog, media, dan pengunjung; bukan kutipan langsung.
Video
Lokasi
Sumber
Halaman ini dirangkum dari artikel di bawah dan ditulis ulang dengan kata-kata kami. Jam buka dan harga bisa berubah, cek dulu sebelum berangkat.
Pernah ke sini? Beri nilai
Tanpa login. Satu penilaian per perangkat per tempat setiap 30 hari, dengan verifikasi singkat untuk mencegah kecurangan.
Nilai tertinggi


Susu Kedelai Fu Hang
