
Sosis Usus dan Ba-wan Shang Zan
KesimpulanLapak sosis pasar malam sejak 1945
Lapak lawas nomor 27 di Pasar Malam Pingtung yang berawal dari berjualan sosis pada 1945. Andalannya ba-wan goreng dan sosis usus potong tangan, aneka potongan rebus dipilih sendiri di depan lapak, disantap dengan bihun goreng atau nasi daging cincang, dan sudah buka sejak pagi.
Ulasan
Shang Zan adalah lapak nomor 27 di Pasar Malam Pingtung, beralamat di Jalan Minzu No. 22. Supertaste menyebut kedai ini berdiri pada 1945 sebagai lapak kecil penjual sosis, lalu pindah ke lokasi sekarang di dalam pasar dan perlahan menambah ba-wan, sosis usus, serta lauk pendamping, hingga menjadi salah satu kedai lawas yang buka sejak siang.
Andalannya ba-wan goreng dan sosis usus potong tangan. Kulit ba-wan yang digoreng terasa kenyal, dan seorang penulis blog perjalanan menyebutnya membal dengan isian harum; sosis usus dibuat sendiri dan dipotong saat dipesan, lembut dan halus, disantap dengan saus khas kedai. Di depan lapak berjajar aneka potongan rebus seperti daging pipi dan usus besar yang tinggal ditunjuk, lalu pesan bihun goreng atau nasi daging cincang sebagai makanan pokok. Di depan kedai ada kuah bening gratis yang bisa diambil sendiri. Tidak ada sumber yang mencantumkan harga pasti; penulis blog hanya menyebutnya sangat terjangkau.
Pengunjung memuji sosisnya, porsi yang disesuaikan dengan jumlah orang, dan harga ramah, menyebutnya rasa Taiwan klasik di pasar malam; wisatawan asing menyarankan cari meja dulu sebelum memesan. Keluhannya, bihun gorengnya biasa saja, ba-wan kalah dari sosis usus, kursi sulit didapat saat ramai, dan suasananya tradisional.
Supertaste menulis buka sampai 21:00, sedangkan Google menampilkan 07:30–20:00, jadi sumbernya berbeda dan sebaiknya cek dulu. Parkir tepi jalan di sekitar pasar malam sulit, jadi gunakan parkir berbayar terdekat lalu berjalan kaki, atau naik skuter. Saat memesan potongan rebus, sebutkan jumlah orang agar porsinya disesuaikan.
Cocok bagi yang mencari rasa Taiwan tempo dulu khas Pingtung atau ingin menjelajah kawasan pasar malam pada siang hari. Berdua bisa memesan sepiring sosis usus, daging pipi atau usus besar, satu bihun goreng dan satu nasi daging cincang, ditambah satu ba-wan per orang dan semangkuk kuah bening, untuk santap siang khas Pingtung yang lengkap.
Kenapa ke sini
- Cari kursi dulu, baru pesan di lapak
- Sosis usus dan usus besar wajib dipesan
- Sebutkan jumlah orang untuk porsi rebusan
- Kuah bening di depan gratis, ambil sendiri
- Buka sejak pagi, cocok untuk brunch
- Parkir sulit, lebih mudah naik skuter
Kata pengunjung
Yang disukai
- Sosis usus lembut dengan rasa lawas
- Porsi pas sesuai jumlah orang
- Harga wajar dan kuah gratis
Keluhan
- Bihun goreng biasa saja
- Kursi langka saat ramai, suasana sederhana
Dirangkum dari pandangan umum narablog, media, dan pengunjung; bukan kutipan langsung.
Video
Lokasi
Cari penginapan di Pingtung
Tautan mitraTur kuliner & pengalaman di Pingtung
Tautan mitraTransportasi: kereta cepat & antar-jemput bandara
Tautan mitraBagian ini berisi tautan afiliasi. Kami mungkin mendapat komisi kecil jika Anda memesan melaluinya, tanpa biaya tambahan bagi Anda.
Sumber
Halaman ini dirangkum dari artikel di bawah dan ditulis ulang dengan kata-kata kami. Jam buka dan harga bisa berubah, cek dulu sebelum berangkat.
Pernah ke sini? Beri nilai
Tanpa login. Satu penilaian per perangkat per tempat setiap 30 hari, dengan verifikasi singkat untuk mencegah kecurangan.
Nilai tertinggi


Susu Kedelai Fu Hang
