
Fu Tai Fan Zhuo Generasi Ketiga
KesimpulanRumah makan 80 tahun, cicipi masakan rumah Tainan
Rumah makan lauk pauk khas Tainan berusia lebih dari delapan puluh tahun; generasi ketiga membuka kedai terang di Jalan Minzu dan masuk Bib Gourmand Michelin. Lauk mengikuti belanja pasar hari itu dengan porsi kecil sehingga bisa memesan beberapa, dan sup aneka bola dengan bakso buatan tangan adalah andalannya.
Foto di Instagram
Ulasan
Fu Tai Fan Zhuo Generasi Ketiga berada di Jalan Minzu Seksi 2 Nomor 219, satu ruas dengan Luo Cheng Mi Gao. Menurut Panduan Michelin, Fu Tai sudah berdiri lebih dari delapan puluh tahun, dan generasi kedua serta ketiga membuka kedai ini pada 2015 dengan ruang makan dalam yang terang, sehingga tamu bisa merasakan budaya rumah makan lauk pauk tradisional Tainan dengan lebih nyaman. Kedai ini langganan daftar Bib Gourmand dan ditandai panduan sebagai layak diantre.
Cara makannya adalah melihat lauk lalu memilih: hidangan bergantung pada belanja pasar hari itu dan disajikan dalam porsi kecil yang rapi, sehingga bisa memesan beberapa untuk menemani nasi putih, nasi daging cincang, atau bubur. Michelin merekomendasikan sup aneka bola, baksonya dibuat tangan setiap hari dengan rasa segar dan tekstur kenyal, dan papan tulis kecil mencantumkan ikan segar serta hidangan musiman hari itu. Pengunjung paling sering menyebut perut ikan bandeng goreng tanpa duri, nasi daging cincang, dan sawi putih rebus, yang dipuji tidak berminyak dan terasa seperti masakan rumah.
Pujian berpusat pada ragam lauk, kesempatan mencicipi banyak masakan rumahan Tainan sekaligus, harga wajar, ruangan bersih, dan pegawai ramah, bahkan ada yang datang dua kali dalam satu perjalanan. Keluhan umumnya soal antrean panjang pada jam makan; porsi kecil memudahkan menambah pesanan tetapi tagihan ikut menumpuk; dan jam buka yang pendek, hanya dua jam pada sore hari dan Sabtu hanya siang, membuat banyak orang datang saat tutup.
Jam buka Selasa hingga Jumat pukul 10.00 sampai 13.30 dan 16.30 sampai 18.30, Sabtu hanya sampai 13.30, tutup Minggu dan Senin. Michelin menyarankan tiba sebelum pukul 18.00 untuk makan malam. Hanya menerima tunai dan berpendingin udara. Jalan Minzu dekat Menara Chihkan dan sulit parkir, jadi berjalan kaki atau naik skuter.
Cocok bagi yang ingin mencicipi beragam masakan rumahan Tainan sekaligus, atau baru pertama kali mencoba budaya rumah makan lauk pauk. Sebaiknya datang berdua atau bertiga: mulai dengan sup aneka bola dan perut ikan bandeng, lalu pilih dua atau tiga lauk hari itu dari etalase atau papan tulis dan tambahkan nasi daging cincang. Sekitar 100 sampai 250 dolar Taiwan per orang biasanya sudah cukup kenyang.
Kenapa ke sini
- Sup aneka bola dengan bakso buatan tangan wajib dipesan
- Perut bandeng goreng tanpa duri jadi favorit
- Lauk berganti harian, lihat papan tulis
- Sore hanya buka dua jam, datang sebelum pukul 18.00
- Sabtu hanya siang, tutup Minggu dan Senin
- Hanya tunai; paling hemat berbagi berdua atau bertiga
Kata pengunjung
Yang disukai
- Lauknya beragam, banyak rasa rumahan Tainan sekaligus
- Perut bandeng tanpa duri mudah dimakan dan tidak berminyak
- Harga wajar, ruangan bersih, pegawai ramah
Keluhan
- Antrean panjang saat jam makan
- Piring kecil cepat menumpuk di tagihan
- Jam buka pendek, mudah kecele
Dirangkum dari pandangan umum narablog, media, dan pengunjung; bukan kutipan langsung.
Video
Lokasi
Sumber
Halaman ini dirangkum dari artikel di bawah dan ditulis ulang dengan kata-kata kami. Jam buka dan harga bisa berubah, cek dulu sebelum berangkat.
Pernah ke sini? Beri nilai
Tanpa login. Satu penilaian per perangkat per tempat setiap 30 hari, dengan verifikasi singkat untuk mencegah kecurangan.
Nilai tertinggi


Susu Kedelai Fu Hang
