
Daging Kambing Dechang
KesimpulanKedai 80 tahun, iga kambing panggangnya layak diburu sejak awal
Berawal pada 1944 sebagai lapak sup bihun kambing di dekat pasar lama Gangshan, kedai ini menyebut dirinya kedai kambing tertua di Gangshan. Iga kambing panggangnya terbatas setiap hari dan tumis kambing sacha dimasak cepat di api besar. Tutup setiap Kamis.
Foto di Instagram
Ulasan
Daging Kambing Dechang didirikan pada 1944 sebagai lapak kecil penjual sup bihun kambing di samping pasar lama Gangshan, dan situs resminya menyebutnya kedai kambing tertua di Gangshan. Generasi kedua, Hsu Te-wen, memperluas menu menjadi hotpot, iga panggang, dan aneka tumisan; setelah beliau wafat, generasi keempat, Hsu Ting-lien, pulang kampung untuk mengambil alih dapur. Kedai di Jalan Liuqiao Barat ini hampir selalu masuk daftar kedai kambing Gangshan.
Hidangan yang paling sering dibicarakan adalah iga kambing panggang, dibumbui rempah dan jamu Tiongkok lalu dipanggang hingga permukaannya berwarna karamel. Jumlahnya dibatasi setiap hari dan ada batas pesanan per orang; harga resminya 330 dolar Taiwan untuk porsi kecil berisi tiga potong. Kambing saus sacha ditumis cepat di api besar, porsi kecil 120 dolar Taiwan. Sup bihun kambing 70 dolar Taiwan dan sup kambing angelika 110 dolar Taiwan, cukup praktis dan menghangatkan untuk makan sendiri. Hotpot mulai 360 dolar Taiwan untuk ukuran kecil, cocok untuk rombongan.
Pengulas umumnya memuji penyajian yang cepat, harga yang wajar, serta ruangan yang bersih dan berpendingin. Iga panggang dan tumis kambing pare paling banyak dipuji, dan banyak yang bilang rasanya tidak berubah sejak kecil. Kritik berpusat pada aroma kambing iga yang cukup kuat, sehingga yang belum terbiasa perlu menambah perasan jeruk nipis atau saus, serta bumbu yang kadang tidak konsisten antarhidangan.
Informasi terbaru menunjukkan jam buka 11.00 sampai 21.00 dengan jeda sekitar 15.00 sampai 16.00, tutup setiap Kamis. Iga sering habis lebih awal, jadi datanglah pagi atau telepon dulu. Situs resmi juga menyebut pesanan iga sudah penuh sampai Desember 2026, sehingga pesanan antar harus dipesan jauh hari. Kedai ini menjual dendeng kambing dan sambal tauco sebagai oleh-oleh.
Cocok bagi penyuka rasa daging kambing yang ingin menyantap tumisan dengan nasi, atau wisatawan yang mencari oleh-oleh kambing Gangshan. Berdua bisa memesan satu porsi iga, sepiring kambing sacha atau tumis pare, dan dua mangkuk sup kambing. Jika khawatir dengan aroma kambing, mulailah dari sup kambing angelika.
Kenapa ke sini
- Iga kambing panggang tiga potong 330 dolar Taiwan, sering habis
- Iga dibatasi per orang, telepon dulu
- Kambing sacha kecil 120 dolar Taiwan, ditumis api besar
- Takut aroma kambing? Mulai dari sup angelika 110 dolar Taiwan
- Tutup Kamis, istirahat pukul 15.00–16.00
- Dendeng kambing dan sambal tauco cocok untuk oleh-oleh
Kata pengunjung
Yang disukai
- Iga panggang harum di luar dan empuk di dalam, alasan utama orang kembali
- Penyajian cepat, harga wajar, bersih dan berpendingin
- Pelanggan lama bilang rasanya tak berubah sejak kecil
Keluhan
- Iganya beraroma kambing kuat, pemula perlu saus lebih
- Iga terbatas sering habis, bumbu antarhidangan tidak konsisten
Dirangkum dari pandangan umum narablog, media, dan pengunjung; bukan kutipan langsung.
Wajib coba
Lokasi
Sumber
Halaman ini dirangkum dari artikel di bawah dan ditulis ulang dengan kata-kata kami. Jam buka dan harga bisa berubah, cek dulu sebelum berangkat.
Pernah ke sini? Beri nilai
Tanpa login. Satu penilaian per perangkat per tempat setiap 30 hari, dengan verifikasi singkat untuk mencegah kecurangan.
Nilai tertinggi


Susu Kedelai Fu Hang
