
Sup Empat Herba A Tung A Pao
KesimpulanKedai sup empat herba lawas di Shuanglian yang buka sampai pukul 5 pagi
Kedai sup empat herba legendaris di sudut Jalan Minsheng Barat dan Jalan Chengde, berjualan sejak 1977 dan buka dari pukul 11 siang hingga 5 pagi, sehingga jadi tujuan makan larut malam. Kuah tulang babi dan herba paling pas disantap dengan bakpao resep keluarga.
Foto di Instagram
Ulasan
Sup Empat Herba A Tung A Pao berada di Jalan Minsheng Barat No. 153, Distrik Datong, tepat di sudut Jalan Chengde dan dekat Stasiun MRT Shuanglian. Liputan Mirror Media tentang kedai lawas menuturkan bahwa generasi pertama adalah nenek sang pemilik, yang berjualan bakpao, bakcang, dan sup empat herba di lapak tanpa papan nama di pasar dekat Shuanglian. Pada 1977, generasi kedua, Chou Tung-liang, membuka lapak di lokasi sekarang bersama adiknya, lalu bekerja sama dengan sahabatnya Feng Lung-pao, pemasok usus babi; nama kedai diambil dari julukan keduanya. Kini generasi ketiga, Chou Yu-hsien, mengelolanya bersama Feng, dan kedai ini pernah merilis sup kolaborasi dengan jaringan minimarket.
Sup empat herba adalah andalannya. Menurut artikel itu, usus babi dikirim langsung setiap hari dari pasar daging di Pingtung dan dibersihkan hari itu juga. Kuahnya direbus dari tulang babi, garam, dan herba: ubi Tiongkok, poria, dan biji euryale digiling menjadi bubuk, biji teratai dibuang bagian tengahnya agar tidak pahit, sedangkan jali dibiarkan utuh demi teksturnya, lalu ditambah sedikit arak beras sebelum disajikan. Bakpaonya memakai resep generasi pertama dan selalu dipesan pelanggan tetap. Pada 2021 harga sup dilaporkan NT$60 per mangkuk dan bakpao NT$20 per buah; cek harga terbaru di kedai.
Pujian tertuju pada usus yang dibersihkan dengan baik sehingga bau jeroannya samar, kuah yang ringan, dan aroma yang makin harum dengan arak beras dan merica; ada yang bercerita kuahnya ditambah gratis, ada pula yang menyukai sup bakso ikan isi daging. Keluhan kebanyakan soal pelayanan yang dianggap ketus, dan sebagian merasa bakcang atau bakpaonya biasa saja dibanding supnya.
Menurut informasi daring, kedai buka dari pukul 11 siang hingga 5 pagi keesokan harinya, jadi hampir sepanjang hari bisa makan di sini, dengan larut malam dan jam pulang kerja sebagai waktu tersibuk. Kedainya bergaya rumah makan tradisional, pesan di tempat dan makanan cepat keluar, cocok untuk mampir sebentar. Parkir di sekitar sulit, jadi berjalan kaki dari Stasiun MRT Shuanglian paling mudah, sekalian ke Pasar Malam Ningxia yang dekat.
Cocok untuk makan larut malam atau menikmati semangkuk sup hangat setelah berkeliling Pasar Malam Ningxia. Pesanan standar adalah semangkuk sup empat herba dan sebuah bakpao; penyuka rasa kuat bisa menambah arak beras dan merica, sedangkan yang kurang suka jeroan bisa memilih sup lain. Berdua atau bertiga bisa menambah bakcang atau siomai untuk dibagi.
Kenapa ke sini
- Sup empat herba plus sebuah bakpao adalah pesanan standar
- Buka sampai pukul 5 pagi, cocok untuk makan larut malam
- Sedikit arak beras dan merica membuat kuah lebih harum
- Usus dibersihkan hari itu, bau jeroannya samar
- Jalan kaki dari Stasiun Shuanglian, dekat Pasar Malam Ningxia
Kata pengunjung
Yang disukai
- Usus bersih dan kuahnya ringan tanpa bau
- Arak beras dan merica membuatnya makin harum
- Jam buka sangat panjang, praktis untuk makan malam larut
Keluhan
- Staf kadang ketus, ulasan pelayanan beragam
- Bakcang dan bakpao biasa saja dibanding supnya
Dirangkum dari pandangan umum narablog, media, dan pengunjung; bukan kutipan langsung.
Wajib coba
Video
Lokasi
Cari penginapan di Taipei
Tautan mitraSumber
Halaman ini dirangkum dari artikel di bawah dan ditulis ulang dengan kata-kata kami. Jam buka dan harga bisa berubah, cek dulu sebelum berangkat.
Pernah ke sini? Beri nilai
Tanpa login. Satu penilaian per perangkat per tempat setiap 30 hari, dengan verifikasi singkat untuk mencegah kecurangan.
Nilai tertinggi


Susu Kedelai Fu Hang
