
Tahu Busuk Nenek Jiji
KesimpulanTahu busuk lawas Jiji, tipis dan lembut, sup 10 dolar
Kedai tahu busuk lama di gang dekat Stasiun Jiji yang hanya menjual dua menu: tahu busuk goreng dan sup darah babi. Tahunya tipis dan pipih, renyah di luar lembut di dalam, disajikan dengan acar kol asam segar seharga 50 dolar sepiring, supnya 10 dolar, buka hanya sore hari dan sering antre.
Ulasan
Tahu Busuk Nenek Jiji berada di Jalan Jimin No. 7, tersembunyi di gang kecil sekitar lima menit jalan kaki dari Stasiun Jiji. Dua artikel kuliner Jiji dari Gofunit menyebut kedai ini sudah buka lebih dari empat puluh tahun, sedangkan laporan Supertaste tahun 2019 menulis lebih dari lima puluh tahun, jadi sumber berbeda, tetapi semuanya sepakat ini salah satu lapak tahu busuk tertua di Jiji, dan banyak warga sudah makan di sini sejak kecil.
Hanya dua menu yang dijual: tahu busuk goreng dan sup darah babi. Tahunya pipih dan tipis, tebalnya kurang dari setengah tahu busuk biasa, digoreng hingga sedikit renyah di luar dan lembut di dalam alih-alih sangat garing, disajikan dengan acar kol buatan sendiri yang menurut Gofunit asam manis lembut. Sup darah babinya berisi banyak, dengan bawang putih yang direbus sampai lunak, pas untuk menetralkan rasa gorengan.
Pujian tertuju pada harga murah, bau yang lembut dan tidak menyengat, acar yang melimpah, serta 'rasa masa kecil', dan sup seharga 10 dolar dianggap sangat murah hati. Kritik datang dari yang terbiasa dengan tahu busuk garing, yang merasa teksturnya lembek dan berminyak; kedai tidak punya penyedot asap sehingga pakaian dan rambut berbau minyak setelah makan; dan saat ramai menunggu sekitar setengah jam.
Informasi daring menunjukkan jam buka sekitar pukul 14.00 sampai 18.30, sementara laporan lama Supertaste menulis pukul 15.00 sampai 19.00, jadi pastikan sebelum berangkat. Menurut Gofunit, sepiring empat potong besar seharga 50 dolar dan sup darah babi 10 dolar; laporan lama mencantumkan harga lebih rendah, jadi ikuti harga di lokasi dan bawa uang tunai. Gangnya sempit, jadi parkir di sekitar Stasiun Jiji lalu jalan kaki.
Cocok bagi yang naik kereta Jalur Jiji atau bersepeda keliling kota dan ingin camilan gurih di sore hari, serta pengenalan ramah bagi yang khawatir dengan bau tahu busuk yang kuat. Untuk pertama kali, pesan sepiring tahu dan semangkuk sup darah babi, dengan acar yang banyak; jika dibawa pulang, makan segera setelah digoreng agar teksturnya terbaik.
Kenapa ke sini
- Hanya menjual tahu busuk dan sup darah babi
- Empat potong 50 dolar, sup 10 dolar
- Hanya sore; jam buka beda antarsumber
- Lembut, bukan garing; ambil acar lebih banyak
- Tanpa penyedot asap, pakaian bisa berbau minyak
- Parkir dekat Stasiun Jiji lalu jalan kaki
Kata pengunjung
Yang disukai
- Bau lembut dan acar melimpah
- Sup darah babi 10 dolar sangat murah
- Rasa nostalgia masa kecil
Keluhan
- Lembek dan berminyak, kurang garing
- Bau minyak kuat di dalam, antre saat ramai
Dirangkum dari pandangan umum narablog, media, dan pengunjung; bukan kutipan langsung.
Wajib coba
Video
Lokasi
Cari penginapan di Nantou
Tautan mitraTur kuliner & pengalaman di Nantou
Tautan mitraTransportasi: kereta cepat & antar-jemput bandara
Tautan mitraBagian ini berisi tautan afiliasi. Kami mungkin mendapat komisi kecil jika Anda memesan melaluinya, tanpa biaya tambahan bagi Anda.
Sumber
Halaman ini dirangkum dari artikel di bawah dan ditulis ulang dengan kata-kata kami. Jam buka dan harga bisa berubah, cek dulu sebelum berangkat.
Pernah ke sini? Beri nilai
Tanpa login. Satu penilaian per perangkat per tempat setiap 30 hari, dengan verifikasi singkat untuk mencegah kecurangan.
Nilai tertinggi


Susu Kedelai Fu Hang
