
Lukang A Dao O A Jian
KesimpulanLokasi terbaik di depan kuil, hasil laut lengkap dan ber-AC
Kedai seafood bertanda oranye di alun-alun depan Kuil Tianhou, berdiri sejak 1960. Selain telur dadar tiram, nasi tiram segar dan udang lumpur goreng khas Lukang juga favorit; pesan lewat mesin, dan kedua lantai ber-AC.
Foto di Instagram
Ulasan
Lukang A Dao O A Jian menempati posisi paling mencolok di depan pelataran Kuil Tianhou, mudah dikenali dari papan besar berwarna jingga, dan menurut liputan berdiri pada 1960. Kedai ini disebut sebagai kedai jajanan pertama di Lukang yang memakai mesin pemesanan mandiri, beragam cara bayar, penerbitan struk, dan robot pengantar makanan. Lantai satu dan dua sama-sama ber-AC, ada lapak bungkus di depan pintu dan lahan parkir besar milik sendiri, sangat ramah bagi wisatawan.
Menunya berpusat pada olahan tiram dan gorengan hasil laut. Supertaste mencatat nasi tiram segar seharga 160 dolar, berupa tiram rebus sebentar yang diaduk saus racikan lalu disusun di atas nasi daging cincang, tiramnya besar hingga hampir menutupi mangkuk; udang lumpur goreng renyah 200 dolar, terbatas setiap hari, berbalut tepung dengan rasa gurih asin yang bikin ketagihan, mirip udang sungai besar; serta salad kerang lidah Xishi dingin 99 dolar, lembut renyah dan manis, paling pas dicocol sedikit kecap wasabi. Telur dadar tiram andalannya bertepi harum gosong, tiramnya segar montok, dan sausnya cenderung manis khas Taiwan tengah; sup bakso udang cocok sebagai pendamping.
Pujian banyak tertuju pada ruang makan yang sejuk dan lega, parkir yang mudah, dan nasi tiram yang porsinya besar, sehingga wisatawan menilainya tinggi; liputan lama juga menggambarkan telur dadar tiram yang harum renyah dan penuh tiram. Namun sebuah artikel perbandingan menilai sausnya cukup manis, dan yang menyukai tekstur renyah mungkin lebih cocok di kedai lain di depan kuil. Di sekitar kuil hampir setiap beberapa langkah ada kedai telur dadar tiram, jadi selera tiap orang berbeda.
Jam buka berbeda antarsumber, kira-kira dari pukul 08.00 atau 08.30 pagi hingga antara pukul 18.00 dan lewat 20.00, dengan jam tutup lebih malam pada hari libur, jadi periksa dulu. Saat masuk staf memberi daftar menu, setelah memilih pesanan dilakukan di mesin yang mudah dipakai. Karena tepat di depan kuil, pengunjungnya ramai, tetapi kursinya banyak dan meja cepat berganti; udang lumpur goreng terbatas setiap hari, jadi datanglah lebih awal bila ingin mencobanya.
Cocok bagi wisatawan yang usai bersembahyang kepada Mazu ingin mencari kursi ber-AC, atau yang datang bersama orang tua dan anak-anak dan ingin mencicipi hasil laut Lukang sekaligus. Pesan satu telur dadar tiram dan satu nasi tiram segar, lalu tambah sepiring udang lumpur goreng untuk dibagi; bila terburu-buru, lapak bungkus di depan pintu memungkinkan makan sambil berjalan.
Kenapa ke sini
- Nasi tiram segar 160 dolar, tiram melimpah
- Udang lumpur goreng 200 dolar, terbatas harian
- Salad kerang 99 dolar dengan kecap wasabi
- Pesan di mesin, beragam cara bayar
- Dua lantai ber-AC dan parkir sendiri
- Lapak bungkus di depan untuk makan sambil jalan
Kata pengunjung
Yang disukai
- Lokasi strategis di depan kuil, banyak kursi ber-AC dan ada parkir
- Nasi tiram segar penuh tiram dan porsinya besar
- Mesin pesan dan beragam cara bayar memudahkan wisatawan
Keluhan
- Saus telur dadar tiram cenderung manis, penggemar renyah bisa kecewa
- Depan kuil ramai wisatawan, jam makan akhir pekan sangat padat
Dirangkum dari pandangan umum narablog, media, dan pengunjung; bukan kutipan langsung.
Wajib coba
Lokasi
Sumber
Halaman ini dirangkum dari artikel di bawah dan ditulis ulang dengan kata-kata kami. Jam buka dan harga bisa berubah, cek dulu sebelum berangkat.
Pernah ke sini? Beri nilai
Tanpa login. Satu penilaian per perangkat per tempat setiap 30 hari, dengan verifikasi singkat untuk mencegah kecurangan.

