5Bola Talas Bibi A-Gan
KesimpulanBola talas klasik Jiufen dengan pemandangan gunung dan laut
Kedai bola talas di Jalan Shuqi, Jiufen, yang sudah berjalan sekitar enam puluh tahun. Satu mangkuk campur berisi bola talas, ubi jalar dan teh hijau yang padat dan kenyal, dan jendela belakang menghadap gunung serta laut. Antrean akhir pekan mengular ke luar, tetapi bergerak cepat.
Foto di Instagram
Ulasan
Bola Talas Bibi A-Gan berada di Jalan Shuqi No. 5, Jiufen, di bagian atas dekat tangga batu jalan tua. Menurut ulasan daring, kedai ini dibuka sekitar tahun 1960 dan sudah berjalan lebih dari enam puluh tahun. Bersama kedai Nenek Lai di Jalan Jishan, ini adalah salah satu dari dua kedai bola talas paling terkenal di Jiufen, sering menjadi hidangan penutup pertama yang dicari wisatawan, dengan ulasan daring mencapai ribuan.
Andalannya mangkuk campur berisi bola talas, ubi jalar dan teh hijau, dengan pilihan kacang merah, kacang hijau atau kacang merah besar. Bola talas berisi potongan kecil talas asli, bola ubi harum dan kenyal, sedangkan rasa teh hijaunya lembut sehingga orang yang kurang suka teh hijau pun bisa menikmatinya. Ukuran bolanya sedang dan padat, manisnya pas, dan porsinya cukup; nikmati versi dingin saat musim panas atau versi hangat saat cuaca dingin.
Pujian tertuju pada tekstur yang kenyal, layanan cepat, dan jendela besar di belakang tempat makan sambil memandang gunung dan laut, terutama saat matahari terbenam. Kritik menyebut nama besarnya melebihi rasa yang dinilai mirip kedai lain. Seorang penulis blog mengenang masa porsi mengecil, bola ubi keras dan kacang kurang matang, yang kini sudah membaik, meski kebersihan masih bisa ditingkatkan.
Informasi daring menyebut jam buka sekitar pukul 9 pagi hingga 8.30 malam, sedikit lebih larut di akhir pekan; tiap sumber agak berbeda, jadi periksa dulu sebelum datang. Satu mangkuk sekitar NT$50. Pesan dan ambil mangkuk di depan, lalu cari tempat duduk di area belakang yang terdiri dari dua lantai. Antrean akhir pekan sering sampai ke luar, tetapi meja cepat berganti. Parkir di Jiufen sulit, jadi naik bus ke halte Jalan Tua Jiufen lalu berjalan kaki adalah cara termudah.
Cocok bagi wisatawan yang pertama kali ke Jiufen dan ingin hidangan penutup klasik sambil menikmati pemandangan laut. Satu mangkuk campur sudah mencakup ketiga rasa: dingin di musim panas, hangat di musim dingin. Saat ramai, berikan kursi kepada orang lain setelah selesai lalu lanjutkan menyusuri jalan tua. Yang ingin membandingkan bisa memesan semangkuk lagi di kedai Nenek Lai dan memilih tekstur favorit sendiri.
Kenapa ke sini
- Satu mangkuk campur sekitar NT$50 dengan tiga rasa sekaligus
- Pesan dan ambil mangkuk di depan, lalu cari kursi di belakang
- Kursi dekat jendela belakang menghadap laut, paling ramai saat senja
- Antrean akhir pekan sampai ke luar, tetapi meja cepat berganti
- Bola teh hijau rasanya lembut, aman bagi yang kurang suka teh hijau
- Pilih hangat saat dingin dan versi es saat musim panas
Kata pengunjung
Yang disukai
- Bola padat dan kenyal, tiga rasa dalam satu mangkuk
- Makan sambil memandang gunung dan laut terasa sangat khas Jiufen
- Layanan cepat dan kursi banyak sehingga antrean tidak lama
Keluhan
- Nama besarnya melebihi rasa, mirip kedai lain
- Kebersihan masih bisa ditingkatkan
- Ramai di akhir pekan sehingga harus mencari kursi
Dirangkum dari pandangan umum narablog, media, dan pengunjung; bukan kutipan langsung.
Wajib coba
Video
Lokasi
Sumber
Halaman ini dirangkum dari artikel di bawah dan ditulis ulang dengan kata-kata kami. Jam buka dan harga bisa berubah, cek dulu sebelum berangkat.
Pernah ke sini? Beri nilai
Tanpa login. Satu penilaian per perangkat per tempat setiap 30 hari, dengan verifikasi singkat untuk mencegah kecurangan.
Nilai tertinggi
5Sushi Nenek A-Po
