
Bebek Jinbaoli
KesimpulanWajib di depan kuil Jinshan: bebek dan tumisan di tengah keramaian
Kedai bebek lawas di depan Kuil Guang'an, Jalan Tua Jinshan. Daging bebeknya padat dan berair, sekitar dua puluh hidangan tumis tersaji di meja untuk diambil sendiri ke tempat duduk, dibayar per piring. Akhir pekan langsung ramai sejak buka.
Foto di Instagram
Ulasan
Bebek Jinbaoli berada tepat di depan pelataran Kuil Guang'an di Jalan Tua Jinshan. Supertaste menyebutnya sudah beroperasi lebih dari enam puluh tahun, dan bagi banyak orang inilah persinggahan kuliner pertama di Jinshan; warga sering menyebutnya bebek Jinshan atau bebek depan kuil. Hampir tiga puluh karyawan bekerja di sini, hidangan yang baru dimasak memenuhi area depan kuil, dan pelataran serta serambi sekitarnya menjadi tempat makan, menjadikannya titik paling ramai di jalan itu.
Bebek andalannya konon dipelihara sekitar 130 hari, sehingga dagingnya padat tanpa kering dan tetap berair, cocok dengan saus gurih racikan kedai. Selain bebek, ada sekitar dua puluh hidangan seperti mi goreng, babat babi tumis, cumi kecil tumis, kaki babi semur, dan rebung yang sudah dimasak dan dipajang untuk dipilih sendiri. Porsinya per piring, cocok untuk makan bersama.
Pengunjung menikmati pengalaman membawa hidangan sendiri ala kedai depan kuil, memuji bebek yang berair, mi goreng yang bumbunya meresap, dan babat yang tidak alot seperti karet, dengan harga wajar. Keluhan menyebut potongan bebek tidak seragam dan ada yang sulit dikunyah, cumi tumis agak keras, porsi tiap piring tidak sama sehingga perlu dibandingkan dulu, serta repotnya membawa makanan menembus keramaian. Ada juga yang mengingatkan bahwa nasi putih tidak dijual.
Jam buka sekitar pukul 10 pagi hingga 6 sore, dan buka pukul 9 pagi pada akhir pekan serta hari libur. Piring yang sudah diambil tidak bisa dikembalikan, jadi pilih dengan cermat. Seorang penulis ulasan daring menyarankan satu orang mencari tempat duduk di area tiang bernomor sementara yang lain mengambil hidangan dan bebek; pesanan bungkus dilayani di kios seberang jalan. Seorang penulis ulasan daring mencatat seperempat ekor bebek seharga 250 dolar Taiwan. Ada beberapa parkir berbayar di sekitar, dan bus juga melayani rute ke Jinshan.
Cocok bagi yang pertama kali ke Jalan Tua Jinshan dan ingin merasakan suasana makan di depan kuil, juga keluarga atau teman yang ingin berbagi hidangan. Pesan seperempat ekor bebek ditambah satu dua tumisan seperti mi goreng atau babat, dan tambah piring jika rombongan besar. Hindari jam makan siang atau datang saat buka di akhir pekan agar lebih mudah mendapat tempat duduk.
Kenapa ke sini
- Seperempat ekor bebek sekitar 250 dolar Taiwan
- Cari kursi di tiang bernomor sebelum ambil hidangan
- Piring tak bisa dikembalikan, bandingkan porsi dulu
- Akhir pekan buka pukul 9, datang awal agar dapat kursi
- Nasi putih tidak dijual, beli di tempat lain
- Pesanan bungkus di kios seberang jalan
Kata pengunjung
Yang disukai
- Bebek berair dengan saus gurih
- Membawa hidangan sendiri di depan kuil itu seru
- Mi goreng meresap, harga wajar
Keluhan
- Sebagian potongan bebek alot
- Porsi tak seragam, cumi agak keras
- Repot membawa piring menembus keramaian
Dirangkum dari pandangan umum narablog, media, dan pengunjung; bukan kutipan langsung.
Wajib coba
Video
Lokasi
Sumber
Halaman ini dirangkum dari artikel di bawah dan ditulis ulang dengan kata-kata kami. Jam buka dan harga bisa berubah, cek dulu sebelum berangkat.
Pernah ke sini? Beri nilai
Tanpa login. Satu penilaian per perangkat per tempat setiap 30 hari, dengan verifikasi singkat untuk mencegah kecurangan.
Nilai tertinggi


Susu Kedelai Fu Hang
